Kenangan Stramaccioni Disaat Lepas Coutinho Dulu

Kenangan Stramaccioni Disaat Lepas Coutinho Dulu

Kenangan Stramaccioni Disaat Lepas Coutinho Dulu

Situs Judi Bola – Seiring dengan kepindahan Philippe Coutinho dari Liverpool ke Barcelona, Andrea Stramaccioni mengungkap betapa beratnya Inter Milan disaat melepaskan Coutinho dulu ke Anfield.

Inter adalah klub Eropa pertama yang dsinggahi Coutinho. Dia dibeli dengan harga 4 juta euro pada tahun 2008 disaat masih berusia 16 tahun. Tetapi, masih tetap berada di Vasco da Gama sampai usiannya 18 tahun.

Pada tahun 2010 akhirnya dia baru dapat bergabung dengan Inter Milan dan membuat debutnya pada 27 agustus di bawa kepemimpinan Rafa Benitez. Pada prosesnya performa Coutinho di sektor gelandang serang cukup baik selama di Inter. Dia berhasil menyumbangkan lima gol dan empat assists dari 47 pertandingan bersama Inter.

Namun, Inter tak kuasa mempertahankan Coutinho lebih lama lagi. Masalah keuangan disebut Stramaccioni, yang melatih Inter periode 2012-2013, membuat klub terpaksa melepasnya demi menyeimbangkan neraca keuangan.

Coutinho pun dilepas ke Liverpool pada musim dingin 2013 dengan transfer 12,5 juta euro. Selama lima tahun di Anfield, Coutinho berkembang dengan mengemas 54 gol dan 46 assists dari 201 laga.

Kini harga penjualan pemain 25 tahun itu naik menjadi 160 juta euro atau Rp 2,58 triliun setelah dibeli Barcelona. Dia pun langsung menjadi pemain termahal kedua di dunia setelah Neymar.

“Saya tidak terkejut dengan kepindahan Coutinho, karena dia sudah meningkat pesat di Premier League, dan terutama bermain untuk timnas Brasil, jadi dia pantas ada di klub papan atas,” kata Stramaccioni.

“Tawaran dari Liverpool dulu sangat sulit untuk kami tolak dan keinginannya untuk pergi ke Inggris terbukti menentukan. Itu adalah keputusan yang sangat sulit dan Cou adalah satu dari sedikitnya pemain muda yang kami miliki dengan nilai tinggi di pasar. Kami harus segera menyeimbangkan buku keuangan dan penjualannya diikuti dengan kepergian dari Wesley Sneidjer. Saya sangat mengerti dan menghormati keputusan yang dibuat oleh direktor klub saat itu, Marco Branca dan Piero Ausilio, walau dengan berat hati.”

“Tidak ada yang senang dengan penjualannya, dikarenakan kami tahu bahwa dia memiliki potensi yang sangat besar. Saya masih dapat berkomunikasi dengan Coutinho, dia selalu dan masih merupakan anak yang luar biasa. Seiring dengan kualitas teknisnya, dia sosok yang rendahan hati dan kerjanya luar biasa,” ujar Stramaccioni.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *